Penggunaan Struktur Program pada C++

a. Biodata
#include<iostream.h> merupakan header yang melibatkan objek input output seperti cin dan cout. #include<conio.h> merupakan header yang biasanya digunakan bersama fungsi getch() yang berfungsi sebagai penerima input sembarang dari keyboard user. Variabel npm dengan jumlah 8 karakter bertipe data char. Void biodata() merupakan fungsi dari batang tubuh program biodata yang akan dieksekusi.
Simbol { dan } menunjukkan fungsi begin dan end. Akhir dari setiap baris kodingan diakhiri dengan tanda titik koma (;). Variabel nama dengan jumlah 50 karakter dan kelas dengan jumlah 5 karakter bertipe data char. Cout merupakan keluaran saat program dijalankan, jika memakai petik dua (“) maka akan langsung dimunculkan tanpa harus diinput saat program dijalankan. Cin merupakan masukkan saat program dijalankan dengan menggunakan variabel sebagai penampung. Endl menyatakan baris berakhir dan pindah ke baris yang baru.
b. Jurusan
Void jurusan() merupakan fungsi dari batang tubuh program jurusan yang akan dieksekusi. Variabel j bertipe data char. Nilai j sama dengan nilai npm dengan karakter ke-0. Jika nilai j sama dengan 1 maka cetak Jurusan Sistem Informasi. Jika nilai j sama dengan 2 maka cetak Jurusan Sistem Komputer. Jika nilai j sama dengan 3 maka cetak Jurusan Teknik Komputer. Cetak “Angkatan 20(karakter ke-3 pada variabel npm)( karakter ke-4 pada variabel npm).


c. Main
Clrscr() berfungsi untuk setiap program yang dijalankan meninggalkan hasil dari program tersebut akan dihapus seperti awal. Cout merupakan data yang akan dikeluarkan adalah ‘===Menu===’ karena kalimat tersebut diantara tanda kutip sehingga dikeluarkan sesuai dengan apa yang dimasukkan pada kodingan. Hal ini akan sama dari kodingan cout<<”1. Biodata”; sampai cout<<”3. Exit”; dan cout<<”Masukkan Pilihan: “;.Cin merupakan data yang dimasukkan, dalam hal ini data yang dimasukkan ditampung oleh variabel pil.
Dalam membuat menu, dapat digunakan fungsi dari Case. Pada fungsi case harus diawali dengan switch(var). Pada kodingan ini variabel yang digunakan adalah pil. Masuk ke case 1 dengan memanggil variabel biodata yang memuat kodingan biodata yang telah dibuat sebelumnya. Goto menu berfungsi untuk kembali ke variabel menu. Masuk ke case 2 dengan memanggil variabel jurusan yang memuat kodingan jurusan yang telah dibuat sebelumnya. Pada Case 3 memuat break dan outputan “Access Data” saja karena pada pilihan menu merupakan keluar dari program. Yang terakhir adalah default. Default disini berfungsi jika memasukkan pilihan selain dari 3 pilihan yang tersedia maka akan keluar kalimat ‘Pilihan tidak ada, pilih kembali’ dan akan kembali ke menu.
Hasil Outputnya adalah sebagai berikut.

Perintah Dasar pada LINUX

Berikut ini adalah beberapa perintah yang bisa digunakan di sistem operasi Ubuntu pada mode CLI, baik Desktop maupun Server, yang juga banyak untuk bisa digunakan pada distro yang lain.


1. sudo su
Digunakan untuk login sebagai root/pengguna tertinggi
Sintaks sudo su


2. login
Digunakan untuk login sebagai user lain, namun harus menjadi root dulu untuk bisa menjalankan peirntah ini.
Sintaks : login namauser
Contoh : login adam

3. cd
Digunakan untuk berpindah direktori
Sintaks : cd alamat_direktori
Contoh : cd /var/www

4. pwd
Digunakan untuk memperlihatkan di direktori mana posisi kita berada sekarang.
Sintaks : pwd

5. ls
Digunakan untuk melihat isi sebuah direktori.
Sintaks : ls

6. cp
Digunakan untuk melakukan copy file.
Sintaks : cp /direktori/file_yang_ingin_dicopy /direktori tujuan
Contoh : cp /etc/file1.txt /var/www

7. mv
Digunakan untuk melakukan memindahkan, cut atau rename file.
Sintaks :
mv /direktori/file_yang_ingin_dicut /direktori tujuan (cut)
mv /direktori/file_yang_ingin_direname /nama_baru_file (rename)
Contoh:
mv /etc/file1.txt /var/www
mv /etc/file1.txt file2.txt

8. mkdir
Digunakan untuk membuat folder baru.
Sintaks : mkdir nama_folder
Contoh : mkdir folder1

9. rmdir
Digunakan untuk menghapus folder.
Sintaks : rmdir nama_folder
Contoh : rmdir folder1

10. touch
Digunakan untuk membuat file baru.
Sintaks : touch nama_file
Contoh : touch file1.txt

11. rm
Digunakan untuk menghapus file.
Sintaks : rm nama_file
Contoh : rm file1.txt

12. more
Digunakan untuk menampilkan isi sebuah file
Sintaks : more nama_fie
Contoh : more file1.txt

13. echo
Digunakan untuk menuliskan sesuatu kata atau kalimat ke sebuah file.
Sintaks : echo “isi pesan” nama_file
Contoh : echo “Hai ini adalah contoh pesan” >> file1.txt

14. adduser
Digunakan untuk menambah user baru.
Sintaks : adduser nama_user
Contoh : adduser adamkurniawan

15. addgroup
Digunakan untuk menambah group baru
Sintaks : addgroup nama_group
Contoh : addgroup grup1

16. lsusb

Digunakan untuk melihat perangkat usb yang sedang terkoneksi ke komputer
Sintaks : lsusb

17. lspci
Digunakan untuk melihat perangkat pci yang sedang terkoneksi ke komputer
Sintaks : lspci

18. lshw
Digunakan untuk melihat hardware komputer.
Sintaks : lshw

19. dmesg
Digunakan untuk melihat hardware yang sedang beraktifitas
Sintaks : dmseg

20. top
Digunakan untuk melihat proses yang sedang berjalan, seperti Task Manager pada Windows.
Sintaks : top

21. cpuinfo
Digunakan untuk melihat spesifikasi komputer.
Sintaks : more /proc/cpuinfo

22. meminfo
Digunakan untuk melihat status RAM
Sintaks : more /proc/meminfo

23. clear
Digunakan untuk membersihkan layar
Sintaks : clear

24. halt
Digunakan untuk mematikan komputer, namun harus sebagai root.
Sintaks : halt

25. reboot
Digunakan untuk merestart komputer, namun harus sebagai root.
Sintaks : reboot

26. exit
Digunakan untuk keluar dari terminal.
Sintaks : exit

27. wget
Digunakan untuk mendownload via terminal
Sintaks : wget link_download
Contoh : wget www.insightcalendar.com/Insight_Calendar_1-1_Setup.exe

28. ifconfig
Digunakan untuk melihat konfigurasi ethernet/kartu jaringan.
Sintaks : ifconfig

29. apt-get
Digunakan untuk memperoleh paket/software dari repository ubuntu secara online.
Sintax : apt-get nama_paket
Contoh :
apt-get update (untuk melakukan update repository)
apt-get update wine (untuk mendapatkan paket wine)

30. tar
Digunakan untuk melakukan extract file.
Sintaks : tar [parameter] nama_file
Contoh : tar -xzvf komodo-edit-5.2.4-4343-linux-libcpp6-x86.tar.gz

31. nautilus
Digunakan untuk membuka tampilan GUI secara langsung.
Sintaks : nautilus
Contoh : sudo nautilus (menggunakan mode GUI dengan status root)

32. df -h
melihat sisa kapasitas harddisk.
sintaks : df -h
33. who 
digunakan untuk melihat nama login kita.
sintaks : who

34. cat 
digunakan untuk membuka file.
sintaks : cat
contoh: cat test.txt

35. date 
melihat tanggal
sintaks : date

Penggunaan Case dan If pada Visual Basic

1. Penggunaan Case
Buatlah interface program seperti gambar disamping. Kemudian klik 2 kali pada text box operator untuk memasukkan kodingan.


Masukkan kodingan seperti gambar disamping. Kita misalkan text1 dan text2 adalah a dan b. a dan b ini dijadikan sebagai integer. Kemudian gunakan statement kondisi select case. Select case ini berguna untuk menyeleksi inputan yang masuk pada text3 (operator). Jika tidak sesuai dengan yang ada maka pada text4 (hasil) akan tertulis operator salah atau lainnya sesuai dengan settingan yang dibuat.



Empat gambar diatas merupakan output dari kodingan yang telah dibuat.
2. Penggunaan If
Buatlah interface program seperti gambar dibawah. Kemudian klik 2 kali pada tombol ok, clear, dan keluar  operator untuk memasukkan kodingan.


Pada command1 (tombol ok) kita misalkan nilai sebagai integer. Gunakan statement kondisi if then else untuk menyeleksi inputan, jika nilai lebih dari sama dengan 70 atau tidak maka akan muncul message box yang menggunakan huruf a sebagai variabel bebas.
Gambar diatas merupakan output dari program.

Penggunaan Mail Merge pada Open Office

Membuat Sertifikat dengan 5 Voulentir Nama
Dalam membuat sertifikat kita menggunakan aplikasi Open Office Writer. Kemudian membuat desain dari sertifikat seperti gambar dibawah.
Setelah membuat desain sertifikat, masukkan nama voulentir yang akan dituliskan di sertifikat dengan menggunakan Mail Merge Wizard untuk mempercepat dalam membuat sertifikat yang memiliki banyak nama penerima.
Untuk langkah pertama dan kedua bisa langsung dilewati karena langkah pertama menggunakan dokumen yang telah ada sedangkan untuk tahap kedua tipe dokumen yang digunakan adalah letter.
Untuk langkah ketiga klik select address list untuk memilih database yang mengandung nama – nama penerima. Dikarenakan belum ada database yang tersedia maka harus membuat baru database dengan menekan tombol create.
Untuk address list, kita menggunakan data yang diperlukan saja sehingga hapus data – data default dan menambah data yang diperlukan.
Masukkan nama voulentir yang diinginkan, setelah itu simpan databasenya.
Lanjut di tahap ketiga, setelah menentukan address list yang dilakukan selanjutnya adalah tidak menceklis langkah kedua lalu ke tahap keempat. Pada tahap keempat tidak menceklis pilihan yang tersedia kemudian menuju tahap keenam.
Pada tahap keenam kita menekan tombol edit document untuk menggabungkan database yang telah dibuat dengan dokumen sertifikat. Setelah menekan tombol edit document lalu menekan tombol data source untuk mengambil database. Tarik tabel nama ke dokumen sertifikat maka akan muncul tulisan <nama> seperti gambar diatas.
Untuk tahap ketujuh bisa dilewati, lanjut ke tahap delapan. Di tahap ini merupakan bagian penutup atau bisa dibilang menyimpan data yang telah dibuat.
Gambar dibawah ini merupakan hasil yang telah jadi.

Penggunaan Fungsi String pada C++

Fungsi String dalam Biodata
Buatalah kodingan seperti gambar dibawah.



#include<iostream.h> merupakan header yang melibatkan objek input output seperti cin dan cout. #include<conio.h> merupakan header yang biasanya digunakan bersama fungsi getch() yang berfungsi sebagai penerima input sembarang dari keyboard user. #include<string.h> merupakan header untuk mengaktifkan fungsi dari string. Main() merupakan fungsi dari batang tubuh program utama yang akan dieksekusi. Kata void yang berada didepan kata main merupakan tidak dianggap atau disebut kosong.

Simbol { dan } menunjukkan fungsi begin dan end. Akhir dari setiap baris kodingan diakhiri dengan tanda titik koma (;). Tipe data char memiliki variabel nama dengan jumlah 40 dan npm dengan jumlah 10. Cetak ‘Masukkan Nama: ‘ dan masukkan value dari variabel nama. Getline berfungsi menjadikan spasi sebagai karakter. Cetak ‘Masukkan NPM: ‘ dan masukkan value dari variabel npm. Tipe data integer memiliki variabel a yang merupakan panjang karakter dari variabel nama. Untuk integer i sama dengan nol, jika i kurang dari sama dengan a maka cetak i lalu ditambah 1. Jika variabel nama berindeks i adalah alfabetik maka nama berindeks i sama dengan nama berindeks i yang diberi fungsi lowercase. Selain itu, jika nama berindeks i sama dengan <spasi> maka cetak i kemudian ditambah 1. Nama berindeks i sama dengan nama berindeks i yang diberi fungsi uppercase. Nama berindeks nol sama dengan nama berindeks nol yang diberi fungsi uppercase. Cetak baris baru dan cetak nama. Jika panjang karakter npm sama dengan 8 maka cetak ‘Mahasiswa Gunadarma’ dan ‘Angkatan 20[npm berindeks 3 dan 4]’. Selain itu cetak ‘Bukan Mahasiswa Gunadarma’.
Outputnya adalah sebagai berikut.


Penggunaan Fungsi Array pada C++

1. Array Satu Dimensi
Buatlah kodingan seperti gambar dibawah ini.
Buatlah kodingan seperti gambar diatas. #include<iostream.h> merupakan header yang melibatkan objek input output seperti cin dan cout. #include<conio.h> merupakan header yang biasanya digunakan bersama fungsi getch() yang berfungsi sebagai penerima input sembarang dari keyboard user. Main() merupakan fungsi dari batang tubuh program utama yang akan dieksekusi. Kata void yang berada didepan kata main merupakan tidak dianggap atau disebut kosong.
Simbol { dan } menunjukkan fungsi begin dan end. Akhir dari setiap baris kodingan diakhiri dengan tanda titik koma (;). Variabel a bertipe data integer yang memiliki indeks 5 masing – masing bernilai 1, 2, 3, 4, dan 5. Variabel b bertipe data integer memiliki indeks 5 masing – masing bernilai 1 dan 2. Variabel c bertipe data integer memiliki indeks 5 masing – masing bernilai 10, 220, dan 30. Variabel j bertipe data integer. Cetak akhir baris. Untuk j bernilai no, jika j kurang dari 5 maka nilai j yang awalnya nol bertambah satu dan seterusnya. Kemudian cetak a [berindeks 0 – 4] sama dengan nilai indeks yang telah diketahui <spasi> b [berindeks 0 – 4] sama dengan nilai indeks yang telah diketahui <spasi> c [berindeks 0 – 4] sama dengan nilai indeks yang telah diketahui. Jika jumlah nilai yang diinput atau yang telah diketahui kurang dari jumlah indeks pada suatu variabel maka akan dianggap sebagai nol. Nilai Array diawali dari angka nol. Misalnya jika indeks array adalah 5, maka nlai arraynya dimulai dari nol sampai 4.
Hasil dari kodingan tersebut adalah sebagai berikut.
2. Array Dua Dimensi
a. Menu
Buatlah kodingan seperti gambar dibawah ini.

Buatlah kodingan seperti gambar diatas. #include<iostream.h> merupakan header yang melibatkan objek input output seperti cin dan cout. #include<conio.h> merupakan header yang biasanya digunakan bersama fungsi getch() yang berfungsi sebagai penerima input sembarang dari keyboard user. Main() merupakan fungsi dari batang tubuh program utama yang akan dieksekusi. Kata void yang berada didepan kata main merupakan tidak dianggap atau disebut kosong.
Simbol { dan } menunjukkan fungsi begin dan end. Variabel m dan n bertipe data integer menggunakan matrik 2x2 dengan indeks 3. Variabel i, j, dan pil bertipe data integer. Akhir dari setiap baris kodingan diakhiri dengan tanda titik koma (;).Clrscr() berfungsi untuk setiap program yang dijalankan meninggalkan hasil dari program tersebut akan dihapus seperti awal. Cout merupakan data yang akan dikeluarkan dengan kalimat yang dimasukkan diantara tanda kutip sehingga dikeluarkan sesuai dengan apa yang dimasukkan pada kodingan.
\n berfungsi untuk memberi baris baru pada outputan yang lainnya. Pada program digunakan 4 menu yang terdiri dari input matriks, tampilan matriks, operasi pertambahan dan keluar. Cin merupakan data yang dimasukkan, dalam hal ini data yang dimasukkan ditampung oleh variabel pil. Dalam membuat menu, dapat digunakan fungsi dari Case. Pada fungsi case harus diawali dengan switch(var). Pada kodingan ini variabel yang digunakan adalah pil.
b. Case 1
Buatlah kodingan seperti gambar dibawah ini.
‘Ordo Matriks 2x2’ menjadi judul pada pilihan case 1. Didalam case 1 ini digunakan fungsi perulangan. Untuk matriks A dan Matriks B menggunakan fungsi perulangan yang sama. Untuk i sama dengan 1, jika i kurang dari sama dengan 2 maka nilai i awal ditambah 1. Dikarenakan isi dari case 1 adalah matriks 2x2 maka pembatasan perulangan hanya dari 1 hingga 2 saja. Untuk j sama dengan 1, jika j kurang dari sama dengan 2 maka nilai j awal ditambah 1. Cetak ‘Elemen [nilai dari perulangan i] <spasi> [nilai dari perulangan j] <titik dua>’. Masukkan pada matriks A adalah nilai m berindeks i dan j, sedangkan masukkan pada matriks B adalah nilai n berindeks i dan j. Fungsi dari goto menu adalah ketika semua fungsi selesai dijalankan, maka tekan enter yang terjadi adalah program akan kembali ke bagian menu.
Output dari case 1 adalah sebagai berikut.



b. Case 2
Buatlah kodingan seperti gambar dibawah ini.
Didalam case 2 ini digunakan fungsi perulangan yang hampir sama dengan case 1dan menampilkan hasil dari case 1. Untuk matriks A dan Matriks B menggunakan fungsi perulangan yang sama. Untuk i sama dengan 1, jika i kurang dari sama dengan 2 maka nilai i awal ditambah 1. Untuk j sama dengan 1, jika j kurang dari sama dengan 2 maka nilai j awal ditambah 1. Pada matriks A memiliki judul ‘Hasil Matriks A’ dan cetak ‘nilai m berindeks i dan j’dan ‘<spasi>’.  Pada matriks B memiliki judul ‘Hasil Matriks B’ dan cetak ‘nilai m berindeks i dan j’dan ‘<spasi>’. Fungsi dari goto menu adalah ketika semua fungsi selesai dijalankan, maka tekan enter yang terjadi adalah program akan kembali ke bagian menu.
Output dari case 1 adalah sebagai berikut.



c. Case 3
Buatlah kodingan seperti gambar dibawah ini.

Untuk i sama dengan 1, jika i kurang dari sama dengan 2 maka nilai i awal ditambah 1. Dikarenakan isi dari case 1 adalah matriks 2x2 maka pembatasan perulangan hanya dari 1 hingga 2 saja. Untuk j sama dengan 1, jika j kurang dari sama dengan 2 maka nilai j awal ditambah 1. Cetak ‘<spasi>’ ‘nilai m berindeks i dan j’ ditambah ‘nilai n berindeks i dan j’ ‘<spasi>’. Fungsi dari goto menu adalah ketika semua fungsi selesai dijalankan, maka tekan enter yang terjadi adalah program akan kembali ke bagian menu.
Output dari case 1 adalah sebagai berikut.





d. Case 4 dan Default
Buatlah kodingan seperti gambar disamping.
Pada case 4  memuat break saja karena pada pilihan menu merupakan keluar dari program. Yang terakhir adalah default. Default disini berfungsi jika memasukkan pilihan selain dari 3 pilihan yang tersedia maka akan keluar kalimat ‘Tidak Ada yang Dipilih’. Fungsi dari goto menu adalah ketika semua fungsi selesai dijalankan, maka tekan enter yang terjadi adalah program akan kembali ke bagian menu.

Hologram Pertable Computer

Dunia teknologi selalu berkembang dari waktu ke waktu. Manusia-manusia di dunia pun semakin kreatif dalam menciptakan inovasi yang akan berguna bagi kelangsungan hidup di dunia. Beberapa perusahaan-perusahaan teknologi pun berlomba-lomba meluncurkan produk-produk terbarunya untuk menarik perhatian konsumen.
Beberapa inovasi ICT yang sangat digemari saat ini adalah televisi 3D serta tablet PC. Tidak dapat dipungkiri bahwa kita sangat membutuhkan komputer untuk menyelesaikan pekerjaan kita, mulai dari anak-anak untuk mengerjakan tugas sekolah, mahasiswa, sampai yang bekerja di kantor sekalipun. Oleh karena itu tidak heran jika tablet PC begitu digandrungi oleh berbagai kalangan usia, karena kepraktisannya yang mudah dibawa kemana-mana serta ukurannya yang kecil namun disertai fasilitas layar sentuh (touch screen).
Namun, perkembangan komputer tidak berhenti sampai disini saja. Di saat semua orang masih terkagum-kagum dengan tablet PC, seorang designer asal Korea bernama Seungha Yoo justru tidak merasakan hal yang serupa. Saat ini, Seungha sedang dalam proyek perancangan komputer masa depan yang akan dinamakan M-Gram Portable Computer. Komputer masa depan dengan konsep yang mengagumkan ini akan menggunakan elemen dan teknologi komputer terbaru dan tidak lagi menggunakan elemen serta teknologi komputer yang kita gunakan sekarang ini.
Mengapa dinamakan M-Gram Portable Computer? Untuk masa depan, ternyata Seungha Yoo menciptakan komputer dengan sistem hologram. Ukurannya yang diperkirakan lebih kecil 8cm daripada ukuran smartphone pada umumnya ini dirancang dengan sangat unik. Dimensinya yang sangat mini memudahkan kita untuk membawanya kemana saja. Selain itu, tampilan dari M-Gram Portable Computer menggunakan tampilan layar komputer yang berteknologi 3D hologram.
Menurut International Business Machines (IBM), salah satu perusahaan komputer terbesar di dunia, untuk mewujudkan komputer hologram ini tidak mustahil, karena teknologi hologram memang sedang dikembangkan dan diperkirakan akan diluncurkan dalam jangka waktu 5 tahun. Teknologi hologram dianggap akan sangat berguna dalam industri komputer.
Perkembangan teknologi komputer dari zaman ke zaman memang terasa sangat cepat dan menakjubkan. Namun, diharapkan agar inovasi-inovasi yang akan ada di masa yang datang dapat memberikan manfaat bagi kehidupan manusia dan berdampak positif terhadap lingkungan sekitar. Perkembangan teknologi juga diharapkan semakin ramah lingkungan, sehingga tidak akan merusak bumi, tempat tinggal kita.

Copyright © Personal Blog | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com